Friday, June 12, 2015

Seniman Italia Ngakak Patung Permen Karetnya Laku Rp 751 Juta



Seorang seniman asal Italia tertawa terbahak-bahak melihat uang di dalam rekeningnya. Bagaimana tidak, karya seni yang ia buat dari permen karet laku seharga 36,400 Poundsterling atau senilai Rp 751 juta.

Patung itu terbuat dari 3000 permen karet dengan berbagai bentuk. Mulai dari bentuk hewan dan yang lainnya bisa dikreasikan Maurizio.


Meskipun terbuat dari permen karet, Maurizio meyakinkan bahwa hasil karyanya bersih dan bukan dari lepehan. "Pernah seorang menanyakan, apakah ini hasil dari bekas kunyahan permen karet? lalu saya kembalikan pertanyaan tersebut ke orang tersebut, apa kamu pikir saya mengunyah permen karet sebanyak itu?," katanya Maurizio. 

Untuk membuat karya ini, Maurizio dibantu dua asisten. Karyanya sendiri merupakan kritik sosial dan politik. "Warna merah muda adalah cermin kepalsuan dunia," ucapnya.

Ikutin terus berita unik dan promo menarik kami hanya di www.tantepoker.com dan menangkan Jackpot Jutaan rupiah.


Tren Pamer Ketiak Berbulu Makin Populer di Kalangan Wanita



Setelah bertahun-tahun wanita selalu mencoba tampil bersih dari bulu ketiak, nampaknya tren baru telah mengubah segalanya. Banyak wanita khususnya remaja mulai mengikuti Miley Cyrus yang tak ragu memamerkan ketiaknya yang berbulu.

Foto ketiak berbulu yang sebenarnya sangat wajar ini dilakukan untuk mendukung wanita di dunia untuk tampil lebih natural dan apa adanya. Kendati demikian, hal ini juga bisa dilihat sebagai pembelotan dari tradisi lama yang mengharapkan wanita bebas bulu dan licin seperti bayi yang baru lahir.

Kini tak hanya Miley, aktris Jemima Kirke juga ikut serta dalam gerakan bebas pencukur bulu ketiak itu. Gambar-gambar para gadis cantik dengan ketiak berbulu pun menyerang Instagram.

Sebelumnya, seorang gadis bernama Yasmin Gasimova justru memelihara bulu di tubuhnya. Bulu-bulu tubuhnya tak pernah ia cukur, mulai bulu ketiak hingga bulu kaki. Hanya bulu di wajahnya yang dicukur dengan teratur.

Para wanita mengkampanyekan dukungan untuk wanita yang seharusnya tampil natural tanpa pencukur bulu dan waxing.

Ikutin terus berita unik dan promo menarik hanya di www.tantepoker.com dan menangkan Jackpot Jutaan rupiah.

Thursday, June 11, 2015

Hasil Tes Kejiwaan, Ibu Angkat Angeline Psikopat



Angeline, bocah berusia 8 tahun yang hilang sejak 16 Mei 2015 ditemukan dikubur di halaman belakang rumah ibu angkatnya, Margriet Megawe di Jalan Sedap Malam No 26 Sanur, Denpasar, Bali pada Rabu 10 Juni. Dalam kasus pembunuhan tersebut, Margriet dan 2 kakak angkat Angeline diperiksa polisi. Dan, mantan satpam rumah ibu angkatnya, Agus ditetapkan sebagai tersangka.
Ibu angkat Angeline, Margriet Megawe juga dites kejiwaan oleh psikiater yang ditunjuk Polresta Denpasar yaitu Lely Setyawaty pada hari ini, Kamis (11/6/2015). Hasilnya, Margriet Magawe merupakan psikopat, seseorang yang karena kelainan jiwa menunjukkan perilaku yang menyimpang.

"Ibu Margriet terbukti seorang psikopat. Keterangan lengkapnya biar pihak kepolisian yang menyampaikan ya," kata Lely saat dihubungi Liputan6.com di Denpasar.

Dari informasi yang dihimpun dari guru-guru dan para tetangga, semasa hidupnya Angeline sering bekerja memberi makan 50 ekor ayam peliharaan ibu angkatnya dan selalu berjalan kaki sejauh 2 km menuju dan pulang sekolah. Dia juga melakukan pekerjaan yang seharusnya tidak dilakukan oleh anak seusianya.

Angeline dilaporkan hilang pada 16 Mei 2015 oleh ibu angkatnya, Margriet Megawe. Bocah cantik berusia 8 tahun itu kemudian ditemukan tewas pada Rabu 10 Juni di belakang rumah, terkubur di dekat kandang ayam.

Hasil autopsi pada tubuh bocah kelas 2 SD itu ditemukan banyak luka lebam di daerah pinggang ke bawah. Ada juga luka lebam di dada samping kanan, leher samping kanan, dahi samping kanan, pelipis kanan, dahi samping kiri, batang hidung, pipi kiri atas, pipi kiri bawah telinga, leher samping kanan dan leher kanan atas bahu.

"Khusus pada lehernya ada bekas jeratan tali. Selain luka-luka tersebut ada luka bekas sundutan rokok," kata Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah Denpasar dr Dudut Rustyadi SpF.Julius

Ikutin terus berita terbaru kami dan promo menarik kami hanya di www.tantepoker.com

Foto Model Super Sexy Indonesia.

Pertama kali pria bertemu dengan Nadia Ervina pasti matanya akan tertuju di bagian Dada Bibie Julius, pasalnya di bagian inilah ia terlihat lebih menarik bagi seorang pria.

Bibie Julius dianugerahi Buah dada/Payudara yang memang cukup besar, inilah yang membuat daya tariknya di dunia hiburan dan pantas kalau Bibie Julius di juluki artis Hot dan Sexi Indonesia.

Oh ya Sobat Tantepoker.com ternyata si doi ini juga suka dengan Sepak Bola Loh, ia seneng banget dengan Klub sepak bola asal Spanyol, Barcelona juga manchester united Inggris.

Nah Berikut Profil Dan Biodata Bibie Julius A.K.A Nadia Ervina

Nama Lengkap : Bibie Julius
Nama Populer di internet : Nadia Ervina
Tanggal Lahir : Juli 1994 (tanggal tepatnya belum ditemukan)
Tinggi Badan : 165 cm
Berat Badan : 50 kg
Club Favorit : Barcelona
Alamat Facebook : Nadia Ervina
Profesinya : DJ, Dancer Sexy dan Model Photo.

Gadis cantik ini lahir di Indonesia, Dia sering nongkrong dan bergaul. Biasanya lokasi nongkrong di Kemang, Bibie Julius telah bekerja di Pioneer DJ AsiaCentre.





Ikutin terus berita menarik dan promo menarik di www.tantepoker.com


Wednesday, June 10, 2015

Artis Hot Ini Pernah Ditawar Rp 600 Juta untuk Dijadikan PSK



Kasus menghebohkan anak hilang kemudian ditemukan sudah tanpa nyawa yang bernama Angeline ini sungguh sangat mengiris hati kita bahwa masih ada manusia yang dikatakan memiliki hati yang mulia tega melakukan hal yang sangat mengerikan pada seorang anak titipan Tuhan yang seharusnya di jaga. Sahabat anehdidunia.com seorang anak manis yang kelak akan memelihara orangtuanya kini sudah tidak ada lagi, seorang malaikat sudah kembali kepada-NYA. Kasus kekerasan pada anak umumnya terjadi di rumah dan sekolah. Yang membuat hati miris: pelaku kekerasan seringkali adalah orang-orang terdekat, bahkan keluarga anak itu sendiri, yang seharusnya menjadi pelindung bagi anak itu sendiri. Dari sekian banyak kasus kekerasan anak, berikut kasus kekerasan dan penganiayaan anak di Indonesia  Arie Hanggara Sahabat anehdidunia.com Arie Hanggara merupakan kasus terbesar sepanjang sejarah Kekerasan Anak di Indonesia yang melegenda dan dikenang banyak orang hingga hari ini. Lahir tahun 1976, Arie Hanggara harus tewas mengenaskan di tangan kedua orang tua kandungnya, Machtino bin Eddiwan dan Santi binti Cece. Pada saat meninggal, Arie beusia 8 tahun (meninggal : 8 November 1984).  Arie adalah anak yang dianggap sering bikin ulah. Karena kenakalannya, Arie sering kali mengalami pukulan dan siksaan dari kedua orang tuanya. Karena sering disiksa, Arie akhirnya tewas. Atas tindakan kedua orang tua Arie Hanggara tersebut, mereka akhirnya dihukum mati dan tidak menerima grasi dari Presiden.  Penganiayaan Bayi Di Pertamina Baby Care Tanggal 4 September 2014, sebuah kasus mengemparkan terjadi di Highreach Baby Care yang terletak di lantai dasar gedung Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat. Lewat rekaman CCTV, seorang karyawan Pertamina bernama Lisa melihat bagaimana anaknya yang berusia 14 bulan dan dititipkan di baby care tersebut disiksa dengan sangat biadab. Tubuh anak itu ditimpa kasur busa, dilempar ke kasur, digendong dengan kasar, diayun dengan kencang pada ayunan hingga kepalanya terpentok dinding. Rekaman CCTV selama 8 jam itu memperlihatkan aksi penyiksaan biadab para pengasuh baby-care tersebut. Aksi biadab ini diketahui setelah Lisa mempertanyakan wajah anaknya yang legam. Pengasuh baby-care menjelaskan kalau anak itu terjatuh sehingga wajahnya legam. Tidak terima dengan penjelasan sang pengasuh, Lisa mengecek rekaman CCTV dan menyaksikan adegan brutal dan biadab itu. Lisa kemudian melaporkan kasus ini ke pihak berwajib. Sebagai tindak lanjut laporan tersebut, kini baby care itu sudah ditutup.  Renggo Khadafi Sebuah kasus kekerasan anak di sekolah yang cukup menghebohkan terjadi pada tanggal 28 April 2014 silam. Korbannya bernama Renggo Khadafi, anak berusia 11 tahun, siswa kelas V SDN Makasar 09 Pagi, Jakarta Timur. Pelaku penganiayaan adalah kakak kelas Renggo, berinisial SY (12 tahun). Kejadiannya berawal dari masalah yang sangat sederhana. Saat istirahat, tanpa sengaja Renggo menjatuhkan air es seharga Rp 1,000 yang dibeli sang kakak kelas. Tidak terima air esnya dijatuhkan, SY kemudian memukuli Renggo seperti kesetanan. Renggo tewas keesokan harinya setelah pada malam harinya muntah darah. Atas kejadian ini, pada tanggal 16 Mei 2014, Kepala Sekolah SDN 09 Makasar Sri Hartini dicopot jabatannya oleh Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta karena dinilai lalai dalam mengawasi anak-anak sehingga timbul kasus kematian anak didik sekolah tesebut. Sementara SY tidak dipenjara dan hanya dititipkan ke Panti Sosial, mengingat usianya yang masih belia.  Vinker Belle Sungguh tragis nasib Vinker Belle, remaja berusia 16 tahun. Sejak kedua orang tuanya meninggal, Vinker dirawat oleh ibu tirinya, berinisial ML. Sejak itu, hidupnya bagai di neraka. Selain diperlakukan sebagai pembantu, Vinker banyak mengalami pukulan dan siksaan yang nyaris tanpa perikemanusiaan. Akibat siksaan itu, telinga Vinker menjadi tuli dan terus-menerus mengeluarkan cairan. Diduga cairan tersebut merupakan infeksi akibat luka di gendang telinga Vinker. Setelah disiksa, pada tanggal 12 September 2014, Vinker ditinggalkan begitu saja di jalan oleh ibu tirinya. Sang anak yang bingung dibiarkan terlunta-lunta di jalan, dan kemudian ditolong oleh warga di Kaliburu, Cilincing, Jakarta Utara. Saat ini Vinker yang masih trauma dirawat dan didampingi oleh petugas Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Suku Dinas Sosial Jakarta Utara dan Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A).  Iqbal Amarullah Kasus miris terjadi pada tahun 2013 silam di Jakarta. Seorang anak berusia 3.5 tahun bernama Iqbal Amarullah diculik mantan kekasih ibunya, Dadang Supriatna. Penculikan tersebut terjadi bulan Desember 2013 di Atrium Senen. Selama diculik dan disekap Dadang, Iqbal banyak mengalami kekerasan fisik yang luar biasa sadis. Berdasarkan hasil visum ditemukan dada Iqbal ditusuk paku panas sebanyak 15 kali, kulit kemaluannya digunting, dan kemaluannya bengkak serta bernanah akibat infeksi setelah ditendang Dadang.Selain disiksa, Iqbal juga dimanfaatkan Dadang untuk mencari uang dengan mengemis. Iqbal berhasil diselamatkan setelah ditemukan saksi dalam keadaan terluka di wilayah Pademangan, Jakarta, tanggal 14 Maret 2014 silam. Dadang saat ini sudah ditahan dan divonis hukuman penjara 13 tahun dengan dakwaan penculikan dan penganiayaan (Pasal 80 dan UU RI No. 23 tahun 2012 tentang perlindungan anak).  Anak Anak Panti Asuhan Samuel Awal Februari 2014 silam, mencuat kasus yang cukup memilukan dan bikin miris. Sebuah panti asuhan di Jakarta yang dikenal dengan sebutan Panti Asuhan Samuel ditengarai melakukan penganiayaan dan penyekapan terhadap anak asuhnya sendiri. Hal ini bermula dari kaburnya beberapa anak asuh di panti asuhan tersebut dan mengadukan nasib mereka kepada beberapa orang donatur. Saat menemui para donatur, kondisi anak-anak tersebut lusuh, tidak terawat, dan ada bekas luka. Tanggal 10 Februari 2014, kejadian tersebut dilaporkan ke Mabes Polri yang kemudian ditindaklanjuti Polda Metro Jaya pada 19 Februari 2014. Pada saat diperiksa, ditemukan para anak tinggal dalam kondisi yang menggenaskan dan rumah panti asuhan berada dalam kondisi tidak layak tinggal. Pada saat itu, ditemukan ada dua bayi dalam kondisi demam. Melalui visum, ditemukan bayi tersebut mengalami pelecehan seksual dengan bekas gigitan di hidung, pipi, dan kemaluan. Selain itu, juga ditemukan adanya bayi yang pernah meninggal saat dirawat di panti tersebut. Beberapa anak juga ditemukan dalam kondisi luka di kepala yang diduga karena mengalami tindakan kekerasan. Dengan banyaknya bukti-bukti tersebut, tanggal 24 Februari 2014, rombongan Komnas PA yang diwakili Arist Merdekat Sirait memutuskan untuk mengevakuasi semua anak di panti asuhan yang terletak di Cluster Michelia, Summarecon Gading Serpong, Tangerang tersebut.  Arin Dan Ayen Tanggal 18 April 2012 silam, hidup dua orang balita bernama Arin (5 tahun) dan Ayen (3 tahun) yang tinggal di Tertangkapnya artis berinisial AA sebagai Pekerja Seks Komesial (PSK) membuat perhatian banyak kalangan. Namun, siapa sangka, di antara artis berpenampilan hot terdapat satu pengakuan untuk menolak pekerjaan tersebut.  "Aku sedih lihat berita artis itu ketangkap. Bagi aku, bersyukur sudah bisa nyanyi. Apalagi, dia (AA) kan sudah punya nama jadi penyanyi. Dari bayaran dia nyanyi saja kan tentu enggak murah, buat apa seperti itu. Sayang banget," ungkap penyanyi dangdut pelantun 'Keong Racun', Cinta Penelope saat dihubungi JPNN.com, Jakarta, Minggu (10/5) malam.  Meski demikian, penyanyi pemilik banyak tato ini tidak menampik jika diri dia memiliki imej miring. Maklum, gaya wanita berusia 32 ini cukup nyentrik, bahkan terbilang seksi atau hot.  "Aku pernah ditawar Rp 600 juta. Tapi aku enggak mau, itu lewat orang. Ada yang ngasih tahu ke aku. Aku tahu itu untuk apa," ungkap dia.  Saat ditanya profesi pria hidung belang yang bakal memberikan uang ratusan juta itu, dia enggan bercerita. Sebab, bagi dia hal seperti itu sering menimpa dia. Apalagi belakangan ini, saat dia menggugat cerai sang suami Donny.  "Ada. Aku enggak tega buat bilang, yang jelas pengusaha. Itu kejadiannya saat aku manggung di Jakarta," kata dia.  Penolakan itu dilakukan dia lantaran mengaku sebagai tulang punggung keluarga. Cinta merupakan anak ketiga dari tujuh bersaudara. Tapi dia juga mengaku ada yang lebih menggiurkan dari tawaran Rp 600 juta itu.  Dia mengaku tak hanya menafkahi sang ibu saja, penghasilannya sebagai artis juga untuk menyantuni delapan belas anak yatim, serta empat adik dan kakak pertama dia karena suaminya terkena stroke.

Ikutin terus berita unik dan promo menarik kami hanya di www.tantepoker.com